Kolonel Luhkito Hadi Iswant, S.T., M.Si (Dir. Bela Negara Kemenhan RI) saat menyampaikan materi aksi nyata bela negara.

Jakarta, 24 Oktober 2021

Setelah kegiatan Apel Santri Bela Negara selesai  dilaksanakan, kegiatan selanjutnya yaitu Talkshow Santri Tabayyun. Kegiatan ini mengangkat tema “Santri Nusantara Merajut Bela Negara” . dari kegiatan ini akan menghadirkan para narasumber secara Faktual dan Virtual yang sangat berkompeten di bidangnya.

Para Narasumber dalam kegiatan Talkshow Santri Tabayyun ini di antaranya yaitu :

  1. Bapak Kolonel Luhkito Hadi Iswant, S.T., M.Si (Dir. Bela Negara Kemenhan RI)
  2. Bapak Letkol Chumaidi Muchsin, S. Ag. (Kabid Bintalpsi TNI)
  3. Rekanita Nurul Hidayatul Ummah (Ketua Umum PP IPPNU)

Letkol Luhkito Hadi Iswant menyampaikan  “Bela Negara bukan hanya angkat senjata, tidak harus jadi tentara, melakukan yang baik untuk bangsa dan negara adalah bela negara, apalagi di era new normal seperti sekarang ini bisa dilakukan dengan tidak menyebar hoax, tetap kreatif dan inovatif selama belajar di rumah”.

Semenara Letkol Chumaidi Muchsin berkata Bela Negara bukan hanya tanggungjawab atau kewajiban pihak tertentu saja, misalnya Polisi atau TNI, melainkan menjadi tanggungjawab bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena Bela Negara bias dilakukan oleh setiap masyarakat Indonesia, yang mana disesuaikan dengan profesi individiu sendiri. Jika kita masih berstatus sebagai pelajar atau santri, maka Bela Negara kita sesuaikan dengan status kita sebagai Pelajar, tambahnya.

Sedangkan menurut Ketua Umum PP IPPNU Rekanita Nurul H. Ummah, dengan diadakannya Kegiatan Bela Negara dan Talkshow Santri Tabayyun ini, Santri dan Pelajar se Nusantara dapat menyikapi dan mengatasi masalah radikalisme dan hoax sehingga dapat menjaga keutuhan bangsa Indonesia, harapnya.”