Jumat, 25 Mei 2018, Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) membuat gebrakan baru dengan menyelenggarakan kegiatan Ramadhan bertajuk Daiyah Fun Camp dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan dengan tema “Pemuda Berdakwah, untuk Islam yang Ramah”. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama tiga hari yakni Jumat-Minggu, 25-27 Mei 2018 di Masjid Hasyim Asyari Jakarta Barat.

Kegiatan ini dibuka oleh perwakilan PBNU yang diwakili oleh H. Sulthonul Huda, salah satu jajaran wasekjend PBNU, selain itu Margaret Aliyatul Maimunah selaku Ketua Umum Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) masa bakti 2009-2012 yang sekarang menjabat sebagai Komisioner KPAI-pun turut menghadiri pembukaan acara ini.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari respon PP IPPNU terhadap kondisi Indonesia terkini yang sedang dihadapkan dengan isu radikalisme dan pemahaman agama yang salah sehingga memicu sikap ekstrimis dan berpotensi menjadi bibit terorisme yang juga mengincar kalangan muda. Beberapa kasus terorisme dan radikalisme mengatasnamakan agama ditemukan pelakunya adalah remaja, mahasiswa bahkan ada yang usianya dibawah 17 tahun. Hal ini tentu juga menjadi pekerjaan rumah IPPNU untuk terus menyebarkan pemahaman agama yang ramah dan toleran.” Tutur Ainun Ni’mah, Ketua Pelaksana.

Maka dari itu diperlukan adanya kader-kader muda dari IPPNU yang berperan dalam mentransfer wawasan keagamaan yang berdasarkan pada ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin.

Bentuk kegiatan Daiyah Fun Camp adalah workshop yang diadakan dalam waktu 3 hari yang dihadiri oleh 30 kader terbaik IPPNU dari perwakilan Pimpinan Cabang atau Pimpinan Wilayan se-Indonesia yang sudah diseleksi sebelumnya.

Adapun peserta akan dibekali dengan berbagai materi seperti Public Speaking, Dakwah Aswaja, Dakwah Komunikatif, Dakwah Zaman Now dan Optimalisasi Pemanfaatan Media Sosial, dan Hijab Beauty Class. Materi-materi tersebut ditujukan agar para kader dapat menjadi role model di tengah pergaulan remaja saat ini. Pelatihan juga didukung dengan pemateri-pemateri yang kompeten di bidangnya.

PP IPPNU berharap kepada kader-kader IPPNU untuk menjadi garda depan dalam membentengi pelajar di sekolah, pesantren, dan lingkungan pertemanan agar terhindar dari paham-paham radikal. (Afifah & Maya)