Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPNU IPPNU) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Klaten mengadakan Pendidikan Demokrasi Pelajar dan Sosialisasi Pemilih Pemula ahad kemarin (25/3). Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor PCNU Klaten itu dihadiri oleh Pengurus PC IPNU IPPNU serta pengurus harian Anak Cabang se-Klaten.

Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Klaten rekan Muchtar mengatakan bahwa IPNU hari ini adalah pemimpin masa depan,pembekalan tentang ilmu social seperti demokrasi adalah barang wajib yang harus dilakukan, jadi segala aspek baik religious, akademik dan social, IPNU IPPNU memilikinya untuk menjadi modal sebagai pemimpin kelak. Di tambahkan pula oleh Rekanita Fitroh Nahdliyah selaku Ketua PC IPPNU Klaten dalam sambutannya bahwa hari ini apatisnya masyarakat terutama pemuda dan pelajar terhadap demokrasi Indonesia menjadi keprihatinan bersama, maka dengan kegiatan ini menjadi awal baik bahwa pemuda pelajar hadir menjadi penggerak untuk kemajuan bangsa dengan ikhtiar pendidikan semacam ini.

Acara yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga pukul 11.30 itu diikuti para peserta dengan antusias karena notabennya banyak yang pada pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah juni nanti menjadi kali pertama mereka akan memilih Gubernurnya secara langsung. Selanjutnya, Bapak H. Mujiburrohman S.IP selaku ketua PCNU Klaten menyampaikan dalam sambutan dan penggarahannya mengajak para kader muda NU ini untuk terus berupaya merawat ke Indonesia an dengan baik, bersama-sama membentengi generasi muda dari paham intoleran, guna mempersiapkan pemimpin harapan di masa depan. Penguatan hubbul wathan minal iman dan demokrasi untuk Pelajar yang berkaiatan dengan kaidah agama juga menjadi bahasan.

Komisaris KPU Klaten Bapak Muhammad Ansori S.Pd.I yang menjadi pemateri menekankan dalam materinya tentang arti penting demokrasi, kenapa harus memilih dalam kontestasi Pemilihan Gubernur nanti. Selain itu, beliau juga mengajak para peserta untuk menolak money politic atau politik uang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan kelompoknya hingga sampai tingkatan teratas, beliau gambarkan bagaimana bahayanya dan langkah apa saja jika melihat hal tersebut. Anti Money Politic merupakan jargon KPU Klaten, sejalan dengan itu, di akhir acara IPNU IPPNU mensikapi dengan mendeklarasikan diri langsung bersama KPU bahwa IPNU IPPNU Klaten menolak Money Politic , Politisasi SARA dan akan berperan aktif menjaga kondusifitas di ajang pemilihan gubernur Jawa Tengah tahun 2018, selanjutnya ditambahkan pula Deklarasi bersama Kepolisian bahwa IPNU IPPNU Klaten menolak hoax dan akan bersinergi untuk melawan hoax, tidak hanya dalam suasana Pilgub ini, namun dalam keseharian.