Pasuruan- Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PC IPPNU) Kota Surabaya turut bersama menyikapi persoalan literasi di kota Surabaya yang mulai memudar akibat arus informasi yang semakin dinamis bagi pelajar kota.
Dalam berbagai kegiatan pengkaderan, IPPNU Kota Surabaya memberikan buku literasi, novel maupun komik kepada peserta yang mengikuti kegiatan pengkaderan formal diseluruh jenjang pimpinan di Kota Surabaya.
Sulistia Prabawati selaku Ketua Cabang IPPNU Kota Surabaya menjelaskan bahwa untuk menghasilkan kader yang unggul dan militan maka dibutukan ketajaman literasi, mengingat kecanggihan internet untuk informasi yang sangat dinamis sehingga pelajar yang illiterasi mudah terjebak dalam lingkaran hoax.
PC IPPNU Kota Surabaya telah memberikan buku bacaan saat berlangsungnya kegiatan pengkaderan formal PAC IPNU IPPNU yaitu Latihan Kader Muda (LAKMUD) dan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) yang dilaksanakan oleh PR IPNU IPPNU Rungkut Tengah dan Rungkut Menanggal (23/12).
“Kami berharap dengan pedulinya IPPNU Surabaya terhadap literasi yang semakin memudar karena kemajuan teknologi dapat membangun dan mengembalikan minat baca pelajar sehingga dengan banyaknya arus informasi yang semakin diluar kendali kader IPPNU dapat memilah dan memahami dengan baik” Tegas Riski Nur Hidayati Selaku Panitia Makesta Rungkut Tengah
(SUM)