Jakarta, IPPNU News

Tanggal 30 Desember tahun 2017 ini nanti, adalah tepat sewindu kepergian Gus Dur. Ada yang masih banyak mengekspresikan kepada kami, kehilangan mereka akan sosok Gus Dur. Namun semua ini kita bersyukur, hari ini kita bahagia, karena di sini kita melihat ada banyak sosok-sosok seperti Gus Dur yang hadir.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif  Wahid Foundation Zannuba Arifah Chafsoh pada puncak acara Sewindu Haul Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid) di Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (22/12) malam.

Putri kedua Gus Dur itu juga menyampaikan cita-cita Gus Dur, dikatakan, cita-cita Gus Dur adalah terciptanya peredamaian di dunia, beragama yang membawa kebaikan dan perlindungan untuk semua makhluknya. Adanya keadilan bagi yang miskin tak berdaya.

Selain itu Yenni menyampaikan rasa bangganya kepada kepada para pemuda baik yang hadir, maupun yang ada diluar sana.

“Saya ingin menghargai para pemuda, yang terus-terusan berjuang untuk mereka yang teraniaya, mendampingi para rakyat jelata, serta mereka-mereka yang dianggap hina”, ucapnya

“Saya ingin menyampaikan rasa senang kepada para pemuda, baik yang ada disini maupun yang menyaksikan dari media yang memilih untuk menyebarkan pesan baik lewat sosial media, dan tidak terjebak dalam hoax dan fitnah yang terus merajalela” ucap Yenny yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir dalam Sewindu Haul Gus Dur itu.

Yenni juga mengungkapkan apresiasinya terhadap santriwan dan santriwati yang berjuang menghafal Al-Fiyah, Al-Jurmiyah, Ta’limul Muta’allim. Ia berharap semoga ilmunya bermanfaat agar suatu hari nanti menjadi orang-orang berprestasi untuk membangun negeri.

Bertepatan pada Hari Ibu, Yenny tak lupa mengapresiasi ibu-ibu di majelis taklim yang telah mendidik dan mengajarkan nilai-nilai Gus Dur kepada anak-anaknya.

“Apresiasi saya ke Ibu-ibu majelis taklim, yang ada di masjid, di lapangan, dan ibu-ibu lainnya di seantero negeri yang istikamah mengajarkan nilai-nilai Gus Dur. Membantu sesama apa pun latar belakang agama dan keyakinan,” ucap Yenny.