CIREBON РPimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Kab. Cirebon mendatangi kantor Dinas Kesehatan Kab. Cirebon untuk meminta implementasi peraturan daerah tentang Kesehatan Reproduksi ke sekolah-sekolah yang ada di Cirebon, senin (13/11).

Peraturan daerah (perda) tentang “Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan tertera dalam pasal 15 ayat 1 point (g) tentang kesehatan reproduksi dan point (i) tentang kesehatan sekolah tahun 2016.

IPPNU Cirebon bersama jaringan Kab. Cirebon untuk Kemanusiaan seperti Fahmina, KOPRI, Woman Crisis Center Balqis telah mengupayakan masuknya kesehatan reproduksi (informasi tentang kesehatan reproduksi ke sekolah-sekolah yang ada di Cirebon.

Menurut Nurjannah selaku ketua PC IPPNU Kab. Cirebon mengatakan bahwa IPPNU segmentasinya ke pelajar-pelajar ditingkat sekolah/ pesantren (Pimpinan Komisariat), tingkat Kecamatan (Pimpinan Anak Cabang), maupun tingkat Desa (Pimpinan Ranting). Di samping itu, IPPNU juga focus terhadap keterpelajarannya. Baik di bidang agama, pendidikan, seni budaya maupun dalam bidang kesehatannya.

“Jannah, sapaan akrabnya berharap dengan terlibatnya IPPNU dalam mensosialisasikan informasi penting mengenai kesehatan reproduksi ini, remaja dan pelajar-pelajar yang ada di Cirebon lebih memahami¬†informasi yang benar mengenai fungsi, peran, dan proses reproduksi dan juga memiliki sikap serta tingkah laku yang bertanggung jawab mengenai proses reproduksi.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Kab. Cirebon ibu Eni, “kami sangat senang adek-adek IPPNU mau membantu mensosialisasikan tentang kesehatan reproduksi ke sekolah -sekolah”.
“InsyaAllah kami dari Dinas Kesehatan Kab. Cirebon akan membantu dalam memfasilitasi keperluan dalam mensosialisasikan informasi penting ini, pungkasnya. (JN )