Surabaya- Kementrian Informasi Komunikasi RI bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Timur mengadakan Forum Dialog dan Literasi Media dengan tema “Bijak Bermedia Sosial” yang dilaksanakan di Hotel Swiss-Belinn Tunjungan pada hari kamis, tanggal 09 November 2017.  Forum Dialog dan Literasi Media tersebut dilaksanakan pada pukul 08.30-16.00 WIB.

Forum Dialog dan Literasi Media tersebut diikuti oleh organisasi kemasyarakatan salah satunya adalah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kota Surabaya yang diwakili oleh Rekanita Sulistia Prabawati selaku ketua dan Siti Sumriyah selaku Sekretaris Cabang IPPNU Surabaya beserta M. Hisyam dari PC IPNU Surabaya.

“Penggunaan media sosial yang tidak bijak maka akan menimbulkan dampak bagi dirinya sendiri dan orang lain, seperti menyebarkan berita yang belum mengetahui kebenarannya (HOAX)  maka akan memiliki dampak tersendiri bagi masyarakat yaitu mengakibatkan kerugian sosial (kontra produktif), hoax dapat memicu kepanikan publik seperti kabar hilangnya pesawat, hoax juga menjadi ajang untuk pengalihan issue sosial yang terjadi di Negara” Tegas Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si selaku staf ahli menteri

Menurut Dr. H. Bukhori Muslim, Lc., MA selaku Wakil Ketua Komisi Pengkajian MUI menjelaskan bahwa MUI telah mengeluarkan fatwa nomor 24 tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial, setiap muslim yang bermuamalah di media sosial diharamkan untuk melakukan ghibah, fitnah, namimah dan penyebaran permusuhan, ujaran kebencian, penyebaran hoax, menyebarkan konten pornografi. Terangnya dalam forum dialog dan literasi media sosial.

Sulistia menerangkan, Forum seperti ini memang harus diadakan oleh menteri komunikasi dan informasi yang dihadiri oleh seluruh ormas yang ada di Jawa Timur untuk meminimalisir pemberitaan hoax yang telah menjadi konsumsi bagi masyarakat saat ini.

“Saya pikir ormas-ormas yang telah hadir adalah departemen, lembaga maupun devisi dibidang jurnalis sehingga kami sebagai ormas langsung mempraktekkannya dan menularkan ilmu yang kami dapat saat dialog ini ke rekan-rekanita lainnya” lanjut Sulistia Prabawati selaku Ketua Cabang IPPNU Surabaya

Maraknya berita hoax yang menjadi makanan bagi masyarakat Jawa Timur menjadi tantangan tersendiri bagi para ormas dan pemerintah dan Forum Dialog dan Literasi Media menjadi penangkal berita hoax. (SUM)