Jakarta – Menjelang pelaksanaan Konferensi Besar (Konbes) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) yang akan diselenggarakan di Sleman Yogyakarta, IPPNU mengadakan audiensi dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Syaifuddin, Rabu (26/10).

Audiensi tersebut diikuti oleh Ketua, Sekretaris, Bendahara Umum, jajaran Departemen Kaderisasi, dan Departemen Jaringan Komunikasi dan Informasi PP IPPNU di Kantor Kementerian Agama RI.

Menurut Ketua Pelaksana Konbes, Aini audiensi tersebut dilaksanakan sebagai sikap positif IPPNU atas penetapan Perppu Ormas. Menurutnya, IPPNU wajib mengawal UU tersebut yang sejalan dengan tema Konferensi Besar 2017 yakni IPPNU Siap Mengawal Deradikalisasi.

Langkah yang diambil IPPNU dalam mewujudkan tujuan dari tema tersebut ialah IPPNU sebagai organisasi pelajar akan masuk menarik remaja, pemuda, pelajar atau mahasiswa yang pernah terlibat dalam organisasi-organisasi yang bersifat radikal dan bertentangan dengan Pancasila. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum, Puti Hasni.

Selain membahas Perppu Ormas dan tema besar Konbes, PP IPPNU juga mengemukakan program-program unggulan IPPNU di setiap daerah baik yang telah berjalan maupun yang sedang direncanakan.

Menurut Menteri Agama RI, Lukman Syaifuddin, IPPNU  diharapkan dapat bekerjasama dengan Kementerian Agama dalam memberikan sosialisasi dan literasi tentang deradikalisasi, Permikahan di Usia Dini, dan kesehatan reproduksi remaja pada madrasah di bawah  nanungan kementrian Agama RI. Bukan hanya itu, Lukman juga berharap IPPNU dapat ikut serta memajukan sistem pendidikan di Madrasah melalui optimalisasi pengkaderan IPPNU yang masuk ke Madrasah. (Durrotul Firdaus)