Hallo girls…masih banyak para remaja bahkan orang dewasa yang kurang memperhatikan dan merawat Organ reproduksi. Biasanya, membahas masalah organ reproduksi oleh sebagian masyarakat dianggap hal yang tabu  untuk dibicarakan. Padahal, organ tersebut sangat membutuhkan perhatian, terutama kesehatan dan kebersihannya.

Remaja perlu mengetahui perawatan kesehatan reproduksi yang sangat penting dilakukan, karena tanpa pemeliharaan yang baik dapat menimbulkan berbagai gangguan yang merugikan seperti infeksi bahkan dapat menimbulkan infertilitas atau kemandulan.

Berikut beberapa cara perawatan sederhana “miss V” :

  1. Bersihkan organ intim dengan air hangat, tanpa sabun atau produk khusus, tiap kali mandi. Hindari sabun dengan bahan kimia yang keras dan yang mengandung parfum. Pastikan untuk membersihkan organ intim dari depan ke belakang dan bukan sebaliknya untuk mencegah mikroba dari anus menyebar ke vagina dan saluran kemih. Lakukan hal yang sama saat Anda selesai buang air besar maupun kecil, dan jangan lupa untuk selalu mengeringkan organ intim Anda.
  2. Saat menstruasi, ganti pembalut Anda tiap beberapa jam untuk memastikan vagina tetap bersih dan tidak lembap.
  3. Jangan terlalu sering menggunakan panty linerskarena dapat membuat vagina tidak bisa “bernapas” dengan bebas, sehingga menyebabkan vagina menjadi lembap dan menciptakan kondisi yang memicu mikroba untuk berkembang biak. Sebaiknya hanya gunakan panty liners saat sebelum dan setelah menstruasi karena saat itulah tubuh kita mengeluarkan banyak flek.
  4. Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun atau serat alami. Bahan sintetis memiliki efek yang sama dengan panty liners.Hindari juga pakaian dalam yang terlalu ketat.
  5. Jangan terlalu sering menggunakan produk pembersih khusus untuk organ intim. Organ intim kita memiliki sistem pembersih alami dan produk pembersih khusus organ intim sering kali mengganggu tingkat normal pHvagina sehingga dapat memicu iritasi atau infeksi.
  6. Segera ganti pakaian dalam atau celana jika pakaian tersebut basah atau saat Anda berkeringat.

                                                               oleh : I’anah Alazizah