Jakarta, Sabtu 11 Maret 2017

Dalam rangka mengiringi  puncak hari lahir Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-62 , yang akan diawali dengan Istighotsah dan Bersholawat yang bertema “Munajat Cinta Pelajar Putri Nusantara” yang akan dilaksanakan pada Sabtu 11 Maret 2017 di Gedung PBNU Jakarta Pusat.

 

Harlah IPPNU ke-62 tahun ini mengambil tema “Bergerak Bersama Satukan Barisan Lawan Kekerasan Seksual dan Narkoba”, dengan beberapa rangkaian acara yang sudah yang dilaksanakan di Probolinggo sejak Jum’at 3 maret lalu, dan akan diakhiri dengan acara puncak yang akan di awali dengan Munajat Cinta Pelajar Putri Untuk Negeri, Istighosah & IPPNU Bersholawat

 

Selanjutnya akan dilaksanakan bincang media tentang Pemanfaatan Media sosial bagi Remaja yang akan dihadiri oleh Twitter Indonesia.

 

Kemudian dilanjut dengan Menulis Post it di Story Board Sebagai Komitmen Pelajar Putri Lawan Kekerasan Seksual Dan Narkoba.

Dengan ini PP IPPNU mengajak serta pelajar dan santri untuk turut mengkampanyekan anti kekerasan seksual dan memberikan dukungan untuk segera di sahkannya UUD penghapusan kekerasan seksual, hal ini juga merupakan langkah reventif yang dilakukan PP IPPNU untuk mengawal perlindungan terhadap remaja dari narkoba dan kekerasan seksual.

 

Seketaris Jendral Helmy Faisal Zaini dan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Eko Putro Sandjojo dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh kader IPPNU.

 

Acara ini juga akan di meriahkan oleh Monolog “Marsinah Menggugat” sebagai salah satu bentuk kampanye dan wujud komitmen IPPNU dalam melawan kekerasan seksual terhadap perempuan dan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak asasi remaja dan anak.

 

Monolog ini akan diperankan oleh Rekanita Neneng Alfiah, kader terbaik IPPNU di bidang sastra dan penyairan dari pimpinan cabang IPPNU Kabupaten Cirebon.

Selanjutnya akan Launching dua buku karya terbaik IPPNU yaitu buku pertama yang berjudul “Buku Wujud Komitmen IPPNU dalam melawan kekerasan terhadap perempuan” yang kedua “Kumpulan Opini pelajar dan santri”.

Dan akan dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PP IPPNU Puti Hasni beserta seluruh jajaran pengurus dan peserta yang hadir, dengan di iringi pemutaran Kalaeideskop perjalanan PP IPPNU.

Dan akan diakhiri dengan Testimoni & Harapan Untuk Pelajar Putri NU oleh seluruh kader IPPNU dan peserta.