Bromo, 05 maret 2017 –  Masih dalam rangkaian Harlah IPPNU ke 62, setelah selesai melakukan Workshop Kaderisasi, tim kaderisasi Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) bersama para peserta yang hadir bersiap menikmati indahnya gunung bromo. sebagai salah satu destinasi wisata andalan kabupaten probolinggo, gunung bromo mempunyai daya tarik tersendiri diantara gunung-gunung yang lain yang ada di Jawa timur.

Rihlah ini dilakukan selain sebagai tadabbur alam, para peserta yang hadir pun diharapkan mampu menyelami makna dibalik perjuangan sebelum mencapai puncak gunung, lewat lautan pasir, peserta akan belajar bahwa apapun rintangannya, seberat apapun halangannya, kita harus tetap berjalan” tegas Nanik Maulidah, selaku koordinator acara rihlah gunung bromo”

Lelahnya berjuang mencapai puncak terbayarkan setelah kita sampai dipuncaknya, namun bukan sampai dipuncak substansi dari sebuah perjuangan ini, tapi lebih kepada komitmen dan sikap pantang menyerah untuk terus melanjutkan dari apa yang sudah kita sepakati bersama. “Tandas Siti Kholidah selaku sekretaris Panitia Workshop Kaderisasi”

Tidak mau dengan tangan kosong setelah kembali ke daerah masing-masing, kembali para peserta Workshop Kaderisasi IPPNU, membunyikan tema Harlah yang sudah menjadi komitmen bersama yakni pelajar nusantara bergerak: melawan kekerasan seksual dan narkoba, dengan harapan apa yang sudah menjadi ikhtiar ikatan pelajar putri nahdlatul ulama (IPPNU) untuk Pelajar Indonesia bisa membawa ke arah yang lebih baik lagi.

Harapannya Semoga dengan adanya Rihlah ke gunung bromo ini, semakin menambah nilai dan semangat perjuangan Ikatan pelajar Putri Nahdlatul Ulama sebagai Garda terdepan Nahdlatul Ulama (NU) untuk mencetak Kader putri yang militan terhadap organisasi dan semakin memperkokoh kaderisasi.