Pimpinan Wilayah IPNU-IPPNU Jawa Tengah mengucap ikrar bertajuk Deklarasi Pelajar Nusantara Anti Fitnah, pada Minggu (5/3/2017) di Tugu Muda Semarang.

Deklarasi ini memuat 4 poin pokok yakni, Kampanye penggunaan internet sehat, perlawanan dan pemantauan konten-konten hoax, penguatan benteng pelajar terhadal isu-isu fitnah, dan komitmen membangun pelajar melalui literasi dan digital.

Sri Nur Ainingsih Selaku Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahlatul Ulama (PW.IPPNU) Jawa Tengah ┬ámenuturkan “bahwa Deklarasi Pelajar Nusantara Anti Fitnah ini Sebagai wujud himbauan kepada kita semua untuk waspada terhadap informasi yang ada. Harus mampu mengfilter keakuratan informasi dari segala bentuknya”.

Hadir dalam deklarasi ini Ketua PP IPPNU, Puti Hasniyah. Dalam sambutannya Puti menyatakan dukungannya terhadap aksi deklarasi seperti ini.

“Saya sangat mendukung aksi ini. Hanya pesan saya, semangat seperti ini ja ngan hanya saat deklarasi. Pelajar NU harus konsisten menyuarakan kebenaran.”, terang Puti.

Ratusan kader IPNU-IPPNU Jawa Tengah membubuhkan tanda tangan dukungan terhadap aksi pelajar nusantara anti fitnah ini. Sebelumnya, terlebih dahulu, Gubernur Jawa Tengah, H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP telah membubuhkan tanda tangan di kain yang sama saat pelantikan pengurus PW IPNU-IPPNU Jawa Tengah di Wisma Perdamaian depan Tugu Muda Semarang.