Jember, NU Online

Didorong rasa keinginan yang tinggi untuk  menebar kebajikan di bulan Ramadhan, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jember, Jawa Timur membagi-bagikan takjil di lampu merah perempatan RRI, Jember, Sabtu (11/5).

Sebanyak 15 personil terlibat dalam aksi sosial tersebut. Mereka dengan gesit menghampiri setiap kendaraan yang berhenti ketika lampu merah menyala, untuk membagi takjil.

Para pengendara pun menerima takjil dari tangan-tangan wanita berjilbab itu dengan senang hati. “Ini sebagai bentuk aksi sosial IPPNU. Kalau bulan puasa kita dorong aksi nyata di masyarakat. Jadi tidak hanya kegiatan-kegiatan seremonial saja,” kata Ketua PC IPPNU Jember Ana Wijayanti.

Wanita alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember itu menambahkan, takjil tersebut didapat dari urunan di internal pengurus IPPNU.

Dikatakan Ana, pihaknya memang sengaja memanfaatkan sumber dana dari internal pengurus untuk memberikan contoh bahwa tangan yang di atas  lebih baik dari tangan yang di bawah.

Saat ini, katanya, masyarakat butuh teladan di tengah-tengah krisis kepemimpinan yang melanda. “Tidak hanya dalam aksi sosial, dalam soal lain, kita selaku kader NU harus menjadi teladan  bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Ana, aksi sosial tersebut pekan depan akan dilanjutkan di alun-alun Jenggawah. Dipilihnya alun-alun di Jember selatan itu karena lokasi tersebut menjadi tempat berkumpulnya orang menjelang sore, termasuk para buruh yang baru pulang kerja.

“Kita menjadwal ada tiga kali bagi takjil. Pertama di lampu merah RRI. Sudah. Kedua di alun-alun Jengawah, dan ketiga nanti ditentukan setelah di Jengawah,” tukas wanita asal Ambulu itu. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)