Lamongan, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Kabupaten Lamongan membuat gebrakan baru dengan mengadakan Sosialisasi Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) dan Diskusi Panel bekerja sama dengan Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan dan Aliansi Perempuan Lamongan (APeL).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Sabha Nirbawa Pemda Lamongan ini dihadiri 100 orang peserta dari seluruh Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) se-Kabupaten Lamongan. Ada 5 delegasi dari tiap pimpinan anak cabang (PAC). Acara yang berlangsung Ahad (3/4) ini juga dihadiri pengurus PW IPPNU JawaTimur.

Ketua PC IPPNU Kabupaten Lamongan Alifa Puteri Febrianti mengatakan, kegiatan ini terselenggara lantaran melihat pentingnya memahami substansi PIK-R. “Harapan besar pasca-sosialisasi ini akan segera dilaksanakan Training of Trainer PIK-R Melati oleh PC IPPNU Kabupaten Lamongan dengan tujuan untuk menjaring trainer-trainer andal dari seluruh PAC IPPNU se-Kabupaten Lamongan,” katanya.

Mereka akan mendampingi pengaplikasian materi yang dibahas seperti seksualitas, HIV/AIDS, Napza, dan kesehatan reproduksi remaja. “Sehingga saling bersinergi dan dapat terealisasi dengan baik serta menyeluruh dalam menjadikan pelajar putri yang sehat, cerdas, dan hebat,” imbuhnya.

Suharto dari BPPKB Kabupaten Lamongan mengatakan, Jawa Timur termasuk provinsi dengan angka tertinggi penggunaan narkotika di tingkat remaja. Terbukti pada tahun 2013 sampai 2015 meningkat drastis hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. “Maka dengan adanya PIK-R Melati PC IPPNU Kabupaten Lamongan ini menjadi salah satu pendobrak dalam meminimalisir angka penggunaan narkotika di Kabupaten Lamongan,” jelasnya.

Sementara Anis dari Aliansi Perempuan Lamongan menyampaikan tentang pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas bagi komunitas Muslim. Menurutnya, hal-hal yang dianggap tabu dalam masyarakat ataupun kalangan remaja harus segera dipecahkan agar mendapatkan solusi yang tepat dalam menghadapi berbagai masalah baik fisik, mental dan sosial.

Oleh karena itu, Lembaga Konseling Pelajar PC IPPNU Kabupaten Lamongan yang dikoordinatori oleh Rekanita Ummul Asma berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara menyeluruh hingga ke pimpinan anak cabang (PAC), pimpinan ranting (PR), dan pimpinan komisariat (PK) se-Kabupaten Lamongan. Antusiasme peserta dalam mengikuti jalannya diskusi menjadi pelopor semangat dalam berorganisasi. Besarnya rasa ingin tahu peserta hingga banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri membuat suasana forum semakin menyenangkan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari memeriahkan hari lahir ke-61 IPPNU ini berakhir dengan dibentuknya koordinator dari tiap-tiap PAC IPPNU se-Kabupaten Lamongan untuk memudahkan koordinasi terkait penyampaian informasi PIK-R dan agenda diskusi selanjutnya. (Red: Mahbib)